Pemegang Saham CrownBet Membeli Aset Crown Resort
News

Pemegang Saham CrownBet Membeli Aset Crown Resort

kasinopanettguide.com – Masih dalam rangka penjualan sahamnya, Australia’s Crown Resorts dikabarkan telah menjual sebagian besar sahamnya pada salah satu provider bettor sport terbesar di Australia. Mereka adalah pemegang saham yang menjadi founder CrownBet dan juga CEO Matthew Tripp.

Menurut berita yang sudah didapatkan, penjualan saham ini dibeli pihak CrownBet senilai A$150 juta. Adanya penjualan ini ternyata menjadi salah satu effort untuk Crown Resort mengurangi debtnya dan bisa mendapatkan dana hingga kurang lebih $700m. Hal ini juga diikuti dengan penjualan stake yang mereka miliki di Macau.

Penjualan saham ini ternyata menarik perhatian yang besar dalam dunia casino karena berita yang ada sudah sangat menyebar.Ternyata setelah dicari lagi infonya, menurut Australian Financial Review, penjualan saham ini demi pelunasan hutang yang dimiliki Crown Resorts pada perusahaan utama.Dengan ini, semua pembelian dilakukan dengan pembiayaan yang tepat.

Crown Resorts sendiri diminta untuk melunasi semua tanggungan yang ada dengan batas pembayaran pada akhir Februari mendatang. Itulah kenapa penjualan saham sudah dilakukan dari beberapa bulan terakhir ini.Dan pada akhirnya, resort ini memberikan saham ini untuk dijual pada sebuah layanan bet sports terkenal yang ada di Australia, CrownBet.

Crown Resort

Dalam masa konstruksi yang sedang berjalan saat ini, pihak Crown ternyata sudah meningkatkan fokusnya hanya untuk menjaga asset utama yang dimiliki perusahaannya.Itulah kenapa masa konstruksi ini dilakukan demi perbaikan yang signifikan untuk kemajuan pihak Crown itu sendiri.

Selain itu, konstruksi tersebut ternyata juga dibiayai dengan kisaran $1,5 milyar untuk Barangaroo Crown Sydney Hotel Resort. Selain itu, biaya sebesar $1,5 milyar ini juga mencakup untuk pembaruan property casino yang ada di daerah bagian Melbourne dan juga Perth.

Dari adanya penjualan saham ini masih dipertanyakan apakah pihak Tripp juga masih akan melakukan penggabungan yang sama dengan para pemilik betting yang ada di dalam projek ini. Atau mungkin pihak Tripp juga masih akan melakukan operasinya dengan berjalan secara mandiri untuk bersaing pada tahapan pasaran bet yang lebih sulit lagi.

Sedangkan pada awal bulan Desember ini juga, Tabcorp Holding yang merupakan bookmaker terbesar di Australia juga sudah mengakuisisi lottery dengan kisaran $5 milyar.Lottery ini adalah lottery yang sebelumnya sudah banyak dikenal dari Tatts Group.Jadi, adanya projek penjualan saham dan juga rekonstruksi ini semua saling berkaitan sehingga dimungkinkan adanya perombakan yang terjadi secara besar – besaran untuk pihak Crown dan resort yang dipegangnya.

Dari sini juga pencairan asset yang ada bisa ditarik kembali. Dari pembaruan rekonstruksi Crown ini memang ia mengalami banyak pengeluaran, tetapi nantinya saat semua sudah selesai pasti tidak akan membawa kerugian lagi karena makin lama keuntungan bisa diraih step by step.

Namun, dari penjualan asset ini juga ada sebuah fakta yang perlu anda ketahui.Pihak perusahaan sendiri sudah mengalami penurunan nilai saham hingga 14% sehingga menjadi suatu perhatian yang penting bagi perusahaan ini sendiri.Selain itu, pada awal bulan ini ternyata pihak perusahaan juga membuka kelas untuk action lawsuit dalam rangka memperbaiki kehilangan yang sudah mereka alami.

Hal ini diharapkan mampu bantu perbaiki ulang perusahaan menjadi lebih baik dari semua loses yang telah didapatkan. Berita hasil penjualan ini juga masih selalu di-update sehingga beberapa pihak masih menunggu konfirmasi lebih lanjut.